MUNAJAT NABI AYYUB A.S.
*MUNAJAT NABI AYYUB A.S.*
أَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ [سورة الأنبياء: 83]
“Sungguh aku tertimpa kesengsaraan dan Engkau (Allah) dzat yang paling mengasihi dari beberapa yang mengasihi” (QS. Al-Anbiya’: 83)
وَأَيُّوْبَ إِذْ نَادَى رَبَّهُ أَنِّيْ مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِيْنَ [سورة الأنبياء: 83]
“Dan ingatlah pada Ayyub, yaitu tatkala dia memanggil Tuhannya (ketika ia menerima cobaan berupa: (1) kehilangan seluruh hartanya, (2) kehilangan anaknya, (3) tercabik-cabik jasadnya, (4) ditinggalkan oleh seluruh manusia kecuali istrinya dalam beberapa tahun (13, 17 atau 18 tahun) dan (5) kesulitan kehidupannya: Sungguh aku tertimpa kesengsaraan dan Engkau (Allah) dzat yang paling mengasihi dari beberapa yang mengasihi” (QS. Al-Anbiya’: 83)
فَاسْتَجَبْنَا لَهُ فَكَشَفْنَا مَا بِهِ مِنْ ضُرٍّ وَآَتَيْنَاهُ أَهْلَهُ وَمِثْلَهُمْ مَعَهُمْ رَحْمَةً مِنْ عِنْدِنَا وَذِكْرَى لِلْعَابِدِيْنَ [سورة الأنبياء: 84]
“Kemudian Kami (Allah) mengkabulkan untuknya (panggilannya/doanya), lalu Kami melenyapkan sesuatu yang menimpanya berupa kesengsaraan dan Kami kembalikan padanya keluarganya (anak-anaknya yang laki-laki dan perempuan, 3 atau 7 anak setiap jenis kelaminnya dengan menghidupkan mereka untuknya), dan (Kami tambahkan jumlah) sepadan mereka bersama mereka (dari istrinya, ditambahkan sifat muda istrinya dan dianugrahi kekayaan) sebagai suatu rahmat dari sisi Kami, dan untuk menjadi peringatan (dzikra) bagi orang-orang yang ahli ibadah (agar bersabar dan diberi pahala)”
Komentar
Posting Komentar