TATA CARA IMAROH MASJID
*TATA CARA IMAROH MASJID*
تفسير الرازي ج ٢ ص ٣٠٣
وثالثها : قوله تعالى : { مَا كَانَ لِلْمُشْرِكِينَ أَن يَعْمُرُواْ مَسَاجِدَ الله شاهدين على أَنفُسِهِم بِالْكُفْرِ } (التوبة : ١٧ )
Tidaklah pantas orang-orang musyrik itu memakmurkan mesjid-mesjid Allah, sedang mereka mengakui bahwa mereka sendiri kafir. Itulah orang-orang yang sia-sia pekerjaannya, dan mereka kekal di dalam neraka. Surah At-Taubah (9:17).
وعمارتها تكون بوجهين .
Memakmurkan masjid itu bisa dengan dua cara :
أحدهما : بناؤها وإصلاحها .
1. Membangunnya dan memperbaikinya
والثاني : حضورها ولزومها ،
2. Menghadirinya dan melaziminya (berdiam diri di masjid)
كما تقول : فلان يعمر مسجد فلان
Sebagaimana perkataan : Si fulan memakmurkan masjid (bernama) Fulan.
أي يحضره ويلزمه
artinya dia selalu hadir di masjid dan berdiam diri di masjid tersebut.
وقال النبي صلى الله عليه وسلم : إذا رأيتم الرجل يعتاد المساجد فاشهدوا له بالإيمان .
sebagaimana sabda rasulullah: Apabila kalian melihat seseorang yang sering berada di masjid maka saksikanlah akan keimanannya.
وذلك لقوله تعالى :
dan demikian itu karena ada firman Allah SWT sbb:
{ إِنَّمَا يَعْمُرُ مساجد الله مَنْ ءامَنَ بالله واليوم الأخر }. ( التوبة : ١٨ )
Sungguh yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk. Surah At-Taubah (9:18)
فجعل حضور المساجد عمارة لها .
Maka mendatanginya masjid-masjid itu menjadi termasuk memakmurkan terhadap masjid-masjid tersebut itu.
Komentar
Posting Komentar