HUKUM HAFALAN AL-QUR'AN
*HUKUM HAFALAN AL-QUR'AN*
Kitab al Itqon karya imam as- Suyuthi (1/101):
اعلم أن حفظ القرآن فرض كفاية على الأمة، صرح به الجرجاني في الشافي والعبادي وغيرهما.
قال الجويني: والمعنى فيه أن لا ينقطع عدد التواتر فيه فلا يتطرق إليه التبديل والتحريف، فإن قام بذلك قوم يبلغون هذا العدد سقط من الباقين، وإلا أثم الكل.
وتعليمه أيضاً فرض كفاية، وهوأفضل القرب، ففي الصحيح : خيركم من تعلم القرآن وعلمه
Ketahuilah bahwa menghafalkan al-Quran hukumnya adalah fardhu kifayah atas seluruh umat Islam sebagaimana penegasan imam al Jurjani dalam as Syafi, iman al ‘Ubadi dll.
Imam Al Juwaini menjelaskan hal ini dengan mengatakan bahwa maksudnya kemutawatiran bagi para penghafal al-Quran tidak boleh terputus sehingga al-Quran terjaga dari penggantian/tabdil dan pengubahan/tahrif.Sehingga jika di tengah tengah umat telah dijumpai penghafal al Quran dalam jumlah yang mutawatir, maka hukum wajib ini telah gugur dari yang lain. Namun jika jumlah tersebut belum terpenuhi, maka semua umat Islam dosa karenanya.
Mengajarkan bacaan al- Quran hukumnya juga fardhu kifayah dan hal tersebut adalah ibadah qurbah yang paling utama mengingat hadits shahih yang artinya :"Sebaik-baik kalian semua adalah orang yang mempelajari al Quran dan mengajarkannya "
Komentar
Posting Komentar