MEMBACA, MEMAHAMI MAKNA DAN MENANGIS KETIKA MENDENGARKAN AL-QUR’AN DAN UJIAN BAB AL-QUR'AN
*MEMBACA, MEMAHAMI MAKNA DAN MENANGIS KETIKA MENDENGARKAN AL-QUR’AN DAN UJIAN BAB AL-QUR'AN*
Setiap muslim disunnahkan rajin membaca secara tartil dan tadabbur, mendengarkan al-Qur’an, meminta dibacakan al-Qur’an, memahami makna al-Qur’an, menangis karena menghayati makna al-Qur’an, dan menguji hafalan dan pemahaman murid tentang makna al-Qur’an.
قَالَ عَبْدُ اللهِ بْنِ مَسْعُودٍ،: قَالَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم: اقْرَأْ عَلَيَّ قَالَ: قُلْتُ: أَقْرَأُ عَلَيْكَ، وَعَلَيْكَ أُنْزِلَ ؟ قَالَ: إِنِّي أَشْتَهِي أَنْ أَسْمَعَهُ مِنْ غَيْرِي. قَالَ: فَقَرَأْتُ النِّسَاءَ، حَتَّى إِذَا بَلَغَتُ (فَكَيْفَ إِذَا جِئْنَا مِنْ كُلِّ أُمَّةٍ بشَهِيدٍ وَجِئْنَا بِكَ عَلَى هؤلاَءِ شَهِيدًا) قَالَ لِي: كُفَّ أَوْ أَمْسِكْ فَرَأَيْتُ عَيْنَيْهِ تَذْرِفَانِ. (أخرجه البخاري)
“Abdullah ibnu Mas’ud berkata: Rasulullah saw. berkata: Bacakan al-Qur’an padaku! Abdullah ibnu Mas’ud menjawab: Apakah aku membacakan al-Qur’an padamu sedangkan hanya padamu al-Qur’an diturunkan? Rasulullah saw. menjawab: Sungguh aku senang mendengarkan al-Qur’an dari orang selain aku. Abdullah ibnu Mas’ud berkata: Kemudian aku membaca surat an-Nisa’, sehingga aku telah sampai pada ayat yang artinya:
Maka bagaimanakah (keadaan kaum kafir di akhirat) apabila Kami (Allah) mendatangkan seorang saksi (yang menjadi saksi atas perbuatan mereka) dari tiap-tiap umat (yaitu nabi mereka) dan Kami mendatangkan kamu (Muhammad) atas mereka sebagai saksi. (Qs. an-Nisa’: 41)
Rasulullah saw. berkata padaku: Berhentilah! Kemudian aku melihat dua mata Rasullullah saw. meneteskan air mata” (HR. al-Bukhari)
Komentar
Posting Komentar