ZAKAT TIJARAH ATAU PERDAGANGAN
ZAKAT TIJARAH ATAU PERDAGANGAN
1. Perdagangan apabila telah memenuhi syarat-syarat tijarah.
2. Busyra al-Karim, Juz II, Hlm. 50:
ﻭَﺭَﻭَﻯ ﺃَﺑُﻮْ ﺩَﺍﻭُﺩَ ﺑِﺈِﺧْﺮَﺍﺝِ ﺍﻟﺼَّﺪَﻗَﺔِ ﻣِﻤَّﺎ ﻳُﻌَﺪُّ ﻟِﻠْﺒَﻴْﻊِ
"Imam Abu Dawud meriwayatkan dengan hukum mengeluarkan sedekah (zakat) terhadap segala sesuatu yang diperuntukkan jual beli".
3. Al-Hawasi al-madaniyah, Juz II, Hlm. 95:
ﻭَﻗَﺪْ ﻗَﺮَّﺭْﻧَﺎ ﺃَﻥَّ ﻣَﺎ ﻻَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﻓِﻰ ﻋَﻴْﻨِﻪِ ﺗَﺠِﺐُ ﻓِﻴْﻪِ ﺯَﻛَﺎﺓُ ﺍﻟﺘِّﺠَﺎﺭَﺓِ ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺠُﺬُﻭْﻉِ ﻭَﺍﻟﺘِّﻴْﻦِ ﻭَﺍْﻷَﺭْﺽِ ﺇِﺫْ ﻟَﻴْﺲَ ﻓِﻰ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟْﻤَﺬْﻛُﻮْﺭَﺍﺕِ ﺯَﻛَﺎﺓُ ﻋَﻴْﻦٍ، ﻭَﻣَﺎ ﻻَ ﺯَﻛَﺎﺓَ ﻓِﻰ ﻋَﻴْﻨِﻪِ ﺗَﺠِﺐُ ﻓِﻴْﻪِ ﺯَﻛَﺎﺓُ ﺍﻟﺘِّﺠَﺎﺭَﺓِ .
"Dan telah kami tetapkan, sesungguhnya sesuatu yang tidak termasuk mal zakawi (harta benda yang harus di zakati menurut ainnya / dzatnya) itu wajib baginya zakat tijaroh (perdagangan). seperti: perdagangan kayu, perdagangan buah tin, perdagangan tanah (perumahan dll. seperti perdagangan bakso, kain, krupuk atau sandal), karena jenis-jenisnya tidak termasuk di zakati secara ain (kondisi dzat barang) dan segala yang tidak dizakati secara ain harus dizakati dengan zakat tijarah, (perdagangan/2,5 %)".
Komentar
Posting Komentar