MERAWAT MAYIT BAYI KEGUGURAN

MERAWAT MAYIT BAYI KEGUGURAN
1. Menurut Imam ar-Ramli, jika bayi keguguran / siqthu  telah berumur 6 bulan atau lebih, sekalipun tidak ada tanda-tanda kehidupan baginya, maka cara mengurusnya seperti janazah orang dewasa.
2. Is’adur Rafiq Juz 1 h. 105:
ﻭَﺗَﺠِﺐُ ﻛُﻠُّﻬَﺎ ﻟِﺴﻘْﻂٍ ﺑِﺘَﺜْﻠِﻴْﺚِ ﺍَﻭَّﻟِﻪِ ﻣِﻦَ ﺍﻟﺴُﻘُﻮْﻁِ ﺍِﺫَﺍ ﻇَﻬَﺮَﺕْ ﻓِﻴْﻪِ ﺍِﻣَﺎﺭَﺓُ ﺍﻟﺤَﻴَﺎﺓِ ﻛَﺎﺧْﺘِﻼَﺝٍ ﺍِﺧْﺘِﻴَﺎﺭِﻱٍّ ﺑَﻌْﺪَ ﺍِﻧْﻔِﺼَﺎﻟِﻪِ،  ﻭَﺑِﺎﻻَﻭْﻟَﻰ ﻣَﺎﻟَﻮْ ﻋُﻠِﻤَﺖْ ﺣَﻴَﺎﺗُﻪُ ﺑِﻨَﺤْﻮِ ﺻِﻴَﺎﺡِ ﻭَﺍِﻥْ ﻟَﻢْ ﻳَﻨْﻔَﺼِﻞْ ﻛُﻠُّﻪُ . ﺑَﻞْ ﻋِﻨْﺪَ م َﺮِ : ﻣَﺘَﻰ ﺑَِﻠَﻎَ ﺳِﺘَّﺔَ ﺍَﺷْﻬُﺮ ٍﻭَﺍِﻥْ ﻟَﻢْ ﺗَﻈْﻬَﺮ ﻓِﻴْﻪِْ ﺍِﻣَﺎﺭَﺓ ُﺍﻷﺣَﻴَﺎﺓِ ﺣُﻜْﻤُﻪُ ﺣُﻜْﻢُ ﺍﻟْﻜَﺒِﻴْﺮِ .
"Dan wajib seluruh kewajiban mengurus mayit bagi bayi yang keguguran / siqthu jika nampak padanya tanda-tanda kehidupan / amarah hayah seperti gerakan yang normal / ikhtilaj ikhtiyari setelah terlepas dari kandungan ibunya. Apalagi jika diketahui kehidupannya dengan berteriak, meskipun belum sempurna terpisah dari perut ibunya. Bahkan menurut Imam ar-Ramli, ketika janin telah berumur enam bulan ('adadiyyah / jumlah hari), sekalipun tidak nampak padanya tanda-tanda kehidupan, maka hukumnya adalah seperti hukum orang dewasa"

Komentar

Postingan Populer