IMAN DENGAN QADLA' DAN QADAR ALLAH يَجِبُ الإِيْمَانُ أَنَّ الْخَيْرَ وَالشَّرَّ وَالطَّاعَةَ وَالْمَعْصِيَةَ وَالْكُفْرَ وَالإِيْمَانَ كُلُّ ذَلِكَ يَحْصُلُ بِمَشِيئَةِ اللَّهِ تَعَالَى وَعِلْمِهِ وَقَضَائِهِ وَقَدَرِهِ، لَكِنَّ الْخَيْرَ بِمَحَبَّةِ اللَّهِ وَبِرِضَاهُ وَبِأَمْرِهِ وَالشَّرَّ لَيْسَ بِمَحَبَّةِ اللَّهِ وَلا بِرِضَاهُ وَلا بِأَمْرِهِ. Wajib iman bahwa kebaikan dan keburukan, ketaatan dan kemaksiatan, kekufuran dan keimanan semua itu terjadi dengan kehendak / masyiah, ilmu, putusan / qadla' dan ketentuan / qadar Allah. Tapi kebaikan terjadi dengan cinta / mahabbah, ridla dan perintah / amar Allah, sementara keburukan terjadi tidak dengan cinta / mahabbah, ridla dan perintah / amar Allah.
IMAN DENGAN QADLA' DAN QADAR ALLAH
يَجِبُ الإِيْمَانُ أَنَّ الْخَيْرَ وَالشَّرَّ وَالطَّاعَةَ وَالْمَعْصِيَةَ وَالْكُفْرَ وَالإِيْمَانَ كُلُّ ذَلِكَ يَحْصُلُ بِمَشِيئَةِ اللَّهِ تَعَالَى وَعِلْمِهِ وَقَضَائِهِ وَقَدَرِهِ، لَكِنَّ الْخَيْرَ بِمَحَبَّةِ اللَّهِ وَبِرِضَاهُ وَبِأَمْرِهِ وَالشَّرَّ لَيْسَ بِمَحَبَّةِ اللَّهِ وَلا بِرِضَاهُ وَلا بِأَمْرِهِ.
Wajib iman bahwa kebaikan dan keburukan, ketaatan dan kemaksiatan, kekufuran dan keimanan semua itu terjadi dengan kehendak / masyiah, ilmu, putusan / qadla' dan ketentuan / qadar Allah. Tapi kebaikan terjadi dengan cinta / mahabbah, ridla dan perintah / amar Allah, sementara keburukan terjadi tidak dengan cinta / mahabbah, ridla dan perintah / amar Allah.
Komentar
Posting Komentar